Fokus Dialog

Berita Terkini

Sudah Ditabalkan 2021, Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare

FOKUSDIALOG. COM DUSUN PARDOMUAN UJUNG BATU JOLO UJUNG BATU PADANG LAWAS UTARA –  SUMUT Ratusan anggota  Koperasi Produsen Tani ...

Postingan Populer

Minggu, 30 Agustus 2026

Sudah Ditabalkan 2021, Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare



FOKUSDIALOG. COM
DUSUN PARDOMUAN
UJUNG BATU JOLO
UJUNG BATU
PADANG LAWAS UTARA –
 SUMUT
Ratusan anggota 
Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat mendatangi lahan adat seluas 2.050 Hektare di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (28/8/2026).

Massa mendesak PT. Sumatera Riang Lestari (SRL) segera meninggalkan lahan yang mereka klaim sebagai tanah ulayat.

Lahan seluas 2.050 Hektare itu telah ditabalkan secara adat sebagai tanah ulayat masyarakat Huta Pardomuan pada 13 Januari 2021 oleh Ketua Luhat Adat Ujung Batu.

Aksi dipimpin langsung oleh Tongku Basiruddin Harahap selaku Ketua Koperasi Produsen Tani Aman Makmur dan Mora Huta Pardomuan.

"Sudah jelas. Tanah ini sudah ditabalkan 13 Januari 2021. Dengan didampingi Tim Pengacara dan LSM Penjara Rohul, kami datang menuntut PT. SRL angkat kaki dari lahan 2.050 Hektare milik masyarakat adat," tegas Tongku Basiruddin Harahap di lokasi.

Bistok Sihombing, Ketua DPC LSM Penjara Rohul yang hadir mengawal aksi ini menyatakan dukungan penuh. 
"Ini bukan anarkis. Ini adalah perlawanan konstitusional masyarakat adat terhadap perampasan tanah. Negara dan perusahaan wajib menghormati keputusan adat 2021," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. SRL belum memberikan keterangan resmi. Aparat dari Polsek Ujung Batu dan Koramil setempat berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Di lokasi, AKBP Dhery Fajariandono, Kapolres Padang Lawas Utara bersama unsur TNI, Camat, dan Kepala Desa menghimbau seluruh pihak untuk menahan diri. 
"Kami dari pihak TNI-Polri, Camat, dan Kepala Desa menghimbau kepada semua pihak untuk tidak membuat permasalahan baru. Intinya permasalahan lahan ini akan segera kami tangani dan selesaikan," ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, untuk sementara waktu sesuai kesepakatan bersama, tidak diperbolehkan ada kegiatan atau aktivitas apapun di lahan tersebut sebelum ada kejelasan legalitas kepemilikan.

"Apakah ke depannya lahan itu ditetapkan sebagai lahan adat, masih menjadi hak PT. SRL, atau masuk dalam kawasan Satgas PKH, itu nanti akan diputuskan. Terkait adanya indikasi pencabutan izin PT. SRL, nanti pihak Satgas yang akan menjawab karena Satgas yang memiliki kewenangan terkait izin maupun aktivitas PT. SRL maupun masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Sahbana Iwan Hasibuan, SHI, M.H, Camat Ujung Batu menyampaikan bahwa pihaknya baru mengetahui permasalahan ini setelah menerima surat tembusan dari koperasi
"Kita diamanahkan di sini sejak bulan Februari. Masalah ini kita ketahui dari surat tembusan dari koperasi yang datang kepada kita. Jadi setelah surat itu datang kepada kita, baru kita pelajari," ujarnya.

"Sebagaimana yang disampaikan Kapolres tadi, kami mohon kepada pengurus koperasi, apa yang menjadi dasar atau regulasi yang menguatkan tolong berikan kepada kami. Kami pun masih mempelajarinya," lanjutnya.

Penulis : TIM
Wagiran

Sabtu, 29 Agustus 2026

Rusaknya Jalan dan Ketiadaan Penerangan Jalan Menjadi Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Jembatan Tol Arah Astapada


 
CIREBON, Fokusdialog@com.-- Kondisi infrastruktur jalan yang rusak serta ketiadaan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik rawan terbukti telah memakan korban kecelakaan lalu lintas. Kembali terjadi peristiwa kecelakaan yang menimpa warga Desa Setu Wetan blok Bandung rt/tw 11/04 ber inisial AS anak dari seorang jurnalis Cirebon di area jembatan tol arah Astapada, pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Kejadian ini kembali menyoroti urgensi perbaikan jalan serta pemasangan penerangan guna menjamin keselamatan pengguna jalan.
 

 
Akibat kondisi jalan yang rusak dan minimnya penerangan, korban mengalami luka lebam di bagian wajah serta luka-luka pada tangan dan kaki. Korban segera mendapatkan pertolongan dari warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa ketidak nyamanan dan ketidak amanan yang dirasakan masyarakat bukan sekadar keluhan, melainkan telah berujung pada kerugian fisik dan material bagi warga yang melintas.
 
Jalan Rusak dan Gelap Menjadi Ancaman Nyata bagi Keselamatan Masyarakat
 
Kondisi jalan yang berlubang dan rusak di area tersebut semakin diperparah dengan ketiadaan penerangan jalan umum, sehingga pada malam hari lokasi tersebut menjadi gelap gulita. Pengguna jalan tidak dapat melihat kerusakan jalan di depannya secara dini, yang menyebabkan tingginya risiko kehilangan kendali atas kendaraan yang dikendarai. Kurangnya penerangan juga membatasi jarak pandang pengendara, sehingga memperlambat waktu reaksi saat menghadapi bahaya di depan mereka.
 
Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan berulang kali menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, namun hingga saat ini belum terdapat perbaikan yang signifikan. Masyarakat yang melintas di jalan tersebut merasa cemas dan tidak aman, terutama pada malam hari.
 
Teguran kepada DPUTR dan DISHUB Kabupaten Cirebon
 
Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon selaku pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan infrastruktur jalan, serta Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Cirebon yang mengurusi penerangan jalan umum dan keselamatan lalu lintas. Jika perbaikan jalan dan pemasangan PJU tidak segera dilakukan, dikhawatirkan korban kecelakaan akan terus bertambah di masa mendatang.
 
Diperlukan langkah konkret dan segera dari kedua instansi terkait untuk melakukan survei lapangan, memperbaiki kerusakan jalan, serta memasang penerangan jalan yang memadai di titik-titik yang rawan kecelakaan. Tidak cukup hanya dengan perbaikan sesaat, pemeliharaan rutin juga harus dilakukan agar jalan tetap dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui setiap saat.
 
Harapan Masyarakat agar Pemerintah Daerah Segera Bertindak
 
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui DPUTR dan DISHUB segera merespons situasi ini dengan serius. Keselamatan jiwa warga adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan. Jalan yang baik dan penerangan yang memadai bukan sekadar fasilitas, melainkan hak setiap warga negara untuk mendapatkan perlindungan dan keamanan saat menggunakan fasilitas umum.
 
Semoga peristiwa ini menjadi peringatan terakhir dan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan menyeluruh, sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat kelalaian pemeliharaan fasilitas umum. Langkah cepat dan tepat dari pemerintah daerah sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat yang melintas di jalan tersebut demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman.
 
(Wak Diding)

Kodim dan Damkar Padamkan Api di Greenbelt PJT


Uploaded Image

Wonogiri — Regu pemadam Kodim 0728/Wonogiri bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri memadamkan kobaran api di kawasan Greenbelt PJT, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (29/8/2026), setelah menerima laporan kebakaran.

Personel Kodim 0728/Wonogiri segera berkoordinasi dengan petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Wonogiri untuk melakukan penanganan di lokasi. Petugas bersama-sama berupaya menjinakkan api agar tidak meluas ke area di sekitarnya.

Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam serta personel di lapangan. Berkat respons cepat dan sinergi antara TNI dan petugas Damkar, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Uploaded Image

Dalam pelaksanaan pemadaman, petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kesiapsiagaan aparat kewilayahan bersama instansi terkait dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian kebakaran serta menjaga keamanan masyarakat dan lingkungan.

Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Penyebab kebakaran serta kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan oleh pihak terkait.

Penulis : Arda 72

Bentuk Karakter Mandiri, UPTD SDN Dukuh Gelar Perkemahan HUT Pramuka ke-65 dengan Konsep REANG

Kepala UPTD SD Negeri Dukuh, Takori S.Pd, bersama pembina pramuka, para guru dan seluruh siswa peserta Perjusami (28-30/08/2026).

INDRAMAYU, FOKUSDIALOG.COM
– Semangat disiplin, kemandirian, dan religiusitas ditanamkan melalui kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu atau Perjusami. UPTD SDN Dukuh, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu memperingati HUT Pramuka ke-65 dengan menggelar perkemahan selama 3 hari di halaman sekolah.

Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026) ini diikuti 84 siswa dari kelas 3 sampai kelas 6. Rinciannya 42 siswa putra dalam 5 regu dan 42 siswa putri dalam 5 regu.

Takori, S.Pd selaku Kepala UPTD SDN Dukuh sekaligus Mabigus menjelaskan, kegiatan Perjusami ini merupakan agenda rutin setiap bulan Agustus.

“Di mana di bulan itu lahirnya kegiatan Pramuka atau lahirnya Pramuka Indonesia, maka kita selaku anggota Pramuka, berinisiatif atau bertekad untuk menghormati lahirnya Pramuka, yaitu dengan mengadakan suatu kegiatan. Dan secara rutin, kegiatan kita di UPTD SDN Dukuh ini adalah melaksanakan perkemahan,” ungkapnya kepada awak media ini, Sabtu (29/8/2026).

Takori menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah pembinaan karakter. Tema yang diusung tahun ini sejalan dengan program pemerintah “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Di tingkat daerah juga mengusung konsep REANG: Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

“Di kegiatan ini diisi berbagai perlombaan-perlombaan dan pemberian pengalaman-pengalaman, serta membina karakter anak agar anak bisa mandiri, bisa hidup tanpa mengandalkan orang lain. Dengan Pramuka ini, mudah-mudahan anak bisa hidup tanpa ketergantungan dengan orang lain,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini, UPTD SDN Dukuh masih terkendala sarana tenda. Pihak sekolah terpaksa menyewa dari sekolah lain.  

“Alhamdulillah tenda itu bisa disewa dengan dana dari sekolah. Biaya sewa per tendanya seharga Rp90.000. Jumlahnya kita sekarang menyewa 20 tenda atau 20 set. Anggarannya dari sekolah,” jelasnya.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, lanjut Takori, jumlah siswa UPTD SDN Dukuh tercatat 183 siswa. Terdiri dari 96 siswa laki-laki dan 87 siswa perempuan.

Takori juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Perjusami ini, dapat berjalan lancar dan sukses.

“Atas nama UPTD SDN Dukuh sekaligus Mabigus, saya mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dari kakak Pembina, ketua Panitia serta unsur terkait lainnya. Mudah-mudahan melalui kegiatan Perjusami ini membawa dampak yang positif kepada anak-anak SDN Dukuh, juga membuat anak-anak SDN Dukuh menjadi anak-anak yang maju, melangkah lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara disela-sela kegiatan, Mustofa Luthfi, S.Pd.I selaku Pembina Pramuka di UPTD SD Negeri Dukuh saat ditemui awak media, Sabtu (29/8/2026) pagi, menuturkan. Perjusami bertujuan membentuk mental anak agar lebih disiplin dan tepat waktu.

“Dengan adanya kegiatan pramuka ini juga, anak membiasakan diri bangun pagi. Juga dengan salat 5 waktunya agar dilaksanakan tepat waktu, berjamaah,” katanya.

Rangkaian kegiatan pada hari pertama, Jumat, diawali pendirian tenda hingga pukul 14.00 WIB. Pukul 15.00 WIB dilanjutkan upacara pembukaan. Usai pembukaan, siswa langsung mengikuti lomba melempar bola ke 5 kaleng.

“Yang jatuh 1 nilainya 20. Ya, apabila 5 jatuh semua nilainya 100,” jelas Pembina Pramuka Mustofa Luthfi, S.Pd.I.

Malam harinya diisi salat Magrib dan Isya berjamaah, evaluasi 10 soal keagamaan materi Al-Qur’an, SKI, dan Tajwid, lalu lomba yel-yel dan karaoke lagu bebas hingga pukul 22.00 WIB.

Memasuki hari kedua, Sabtu, kegiatan dimulai dengan senam pagi. Setelah itu ada lomba hacking, lomba memasukkan bola plastik ke keranjang untuk penilaian perorangan, dan gladi, penampilan api unggun. Puncak acara malamnya adalah upacara api unggun.

“Pada hari ketiga, Minggu, acara puncak diisi pembekalan tentang nilai-nilai kepramukaan, wawasan kebangsaan, dan nilai-nilai religius. Jelang penutupan digelar penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara lomba,” tutur Mustofa Luthfi.

Sementara sepanjang kegiatan Perjusami 2026 yang digelar UPTD SDN Dukuh selama 3 hari tersebut, antusiasme peserta juga terlihat sangat tinggi.

Kanza Azkia Nadzira siswi kelas 6 mengaku sangat senang.

“Y sangat senang, seru dan bangga bisa mengikuti perlomba-lombaan karena seru banget,” ucapnya.

Senada dengan Anaya Gendis Kusdiana siswi kelas 6.

“Senang, juga seru dan beruntung saya dapat mengikuti kegiatan perkemahan dalam memperingati HUT Pramuka yang ke-65 di UPTD SDN Negeri Dukuh. Disamping menambah pengalaman, kita juga diajarkan kedisiplinan, biasakan bangun pagi, penerapan gaya hidup bersih dan sehat juga pembinaan mental spiritual,” pungkasnya.

Reporter: Jaya

Editor: Adi Mukti

Jumat, 28 Agustus 2026

Kapolres Cirebon Kota Berikan Sembako dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Ojol



Cirebon Kota, Fokus Dialog@com.-- Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., memberikan bantuan sosial berupa paket sembako dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada komunitas Ojek Online (Ojol) Kamtibmas di Mako Latpri Polres Cirebon Kota, Jumat (28/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas melayani masyarakat.

Pemberian paket sembako dilakukan secara langsung oleh Kapolres Cirebon Kota kepada perwakilan komunitas Ojol Kamtibmas. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi dan keluarga, sekaligus menjadi wujud perhatian Polres Cirebon Kota kepada komunitas yang selama ini aktif menjalin kemitraan dengan kepolisian.

Selain bantuan sembako, Kapolres Cirebon Kota juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anggota komunitas Ojol Kamtibmas. Para pengemudi mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran di tengah aktivitas pekerjaan yang memiliki mobilitas tinggi.

AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Cirebon Kota kepada komunitas Ojol Kamtibmas. Menurutnya, pengemudi ojol memiliki aktivitas yang cukup padat sehingga perhatian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan menjadi hal yang penting.

“Kami ingin berbagi dan memberikan manfaat secara langsung kepada rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Semoga bantuan sembako dapat membantu kebutuhan keluarga dan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi pengingat agar rekan-rekan selalu memperhatikan kondisi kesehatan,” ujar AKBP Bimantoro.

Pelayanan pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh personel Sie Dokkes Polres Cirebon Kota. Pemeriksaan tersebut memberikan kesempatan kepada para pengemudi untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan aktivitas di jalan.

Kapolres juga mengapresiasi kontribusi komunitas Ojol Kamtibmas yang selama ini turut membangun komunikasi dan kemitraan dengan Polres Cirebon Kota. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan komunitas masyarakat perlu terus dipelihara melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara nyata.

Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para pengemudi ojol dapat menerima bantuan sekaligus memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan tanpa biaya sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, kegiatan sosial tersebut menunjukkan kepedulian Polri terhadap masyarakat, termasuk komunitas Ojol Kamtibmas. “Pemberian paket sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Kapolres Cirebon Kota kepada rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Kami berharap bantuan tersebut memberikan manfaat dan pelayanan kesehatan dapat membantu para pengemudi menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.
(Wak Diding)

Usai Apel, Polres Cirebon Kota Resmikan Cuci Motor dan Bengkel Gratis untuk Ojol

Cirebon Kota,Fokus Dialog@com.-- Polres Cirebon Kota meresmikan fasilitas cuci motor dan bengkel gratis khusus komunitas Ojek Online (Ojol) Kamtibmas setelah pelaksanaan apel di Mako Latpri Polres Cirebon Kota, Jumat (28/08/2026). Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari mendukung mobilitas masyarakat.

Peresmian dilakukan setelah Apel Ojol Kamtibmas yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi ojol dalam menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Tempat cuci motor gratis disediakan untuk membantu para pengemudi menjaga kebersihan dan kondisi kendaraan yang menjadi sarana utama dalam menjalankan pekerjaan. Sementara itu, fasilitas bengkel gratis ditujukan untuk memberikan dukungan terhadap kebutuhan perawatan kendaraan para anggota Ojol Kamtibmas.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan, fasilitas tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Cirebon Kota kepada komunitas ojol yang selama ini telah menjadi bagian dari mitra kepolisian. Menurutnya, keberadaan fasilitas bersama tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan komunitas Ojol Kamtibmas.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Ini merupakan bentuk kepedulian kami sekaligus ruang bersama untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi,” ujar AKBP Bimantoro.

Selain peresmian fasilitas cuci motor dan bengkel gratis, kegiatan juga diisi dengan pemberian tali asih serta pelayanan pengobatan gratis bagi anggota komunitas Ojol Kamtibmas. Berbagai fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh para pengemudi.

Fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi bagi komunitas Ojol Kamtibmas. Dengan adanya ruang bersama, komunikasi antara komunitas ojol dan kepolisian dapat terus terjalin sehingga berbagai aspirasi maupun kebutuhan di lapangan dapat disampaikan. secara langsung.

Bagi para pengemudi ojol, kondisi kendaraan merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas da keselamatan selama bekerja. Karena itu, fasilitas cuci motor dan bengkel gratis diharapkan dapat membantu mereka melakukan perawatan kendaraan secara lebih mudah.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri yang memberikan manfaat langsung kepada komunitas ojol. “Kami ingin fasilitas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Selain mendukung kebutuhan kendaraan, keberadaan fasilitas ini diharapkan semakin memperkuat silaturahmi dan sinergi antara Polres Cirebon Kota dengan komunitas ojol,” pungkasnya.
(Wak Diding)

Ojol Kamtibmas Jadi Mitra Strategis Polres Cirebon Kota Jaga Keamanan



Cirebon Kota,Fokus Dialog@com.-- Komunitas Ojek Online (Ojol) Kamtibmas menjadi bagian penting dalam memperkuat kemitraan Polres Cirebon Kota bersama masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, Jumat (28/08/2026). Peran tersebut diperkuat melalui Apel Ojol Kamtibmas di Mako Latpri Polres Cirebon Kota, Jalan Dr. Sudarsono, Kota Cirebon.

Kehadiran para pengemudi ojol dinilai memiliki nilai strategis karena aktivitas mereka menjangkau berbagai ruas jalan, kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga sejumlah titik yang berada jauh dari kantor kepolisian. Mobilitas tersebut menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung pemeliharaan keamanan di wilayah Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi kepada komunitas Ojol Kamtibmas yang selama ini turut menjadi mitra kepolisian. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus dibangun melalui komunikasi dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Ojol Kamtibmas yang selama ini menjadi mitra Polres Cirebon Kota. Kami berharap kerja sama ini terus dilakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab untuk membantu menjaga keamanan di Kota Cirebon,” ujar AKBP Bimantoro.

Kapolres juga mengajak para pengemudi ojol untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam berlalu lintas serta ikut memberikan informasi apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan. Peran tersebut dapat dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Sinergi dengan komunitas Ojol Kamtibmas tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan apel, tetapi juga dengan menyediakan ruang untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi. Tempat yang disediakan Polres Cirebon Kota diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi komunitas ojol untuk berinteraksi sekaligus menyampaikan aspirasi.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Cirebon Kota juga memberikan sejumlah dukungan kepada komunitas Ojol Kamtibmas, di antaranya tali asih, peresmian tempat cucian motor gratis, layanan servis kendaraan gratis, serta pengobatan gratis. Fasilitas tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan komunitas ojol.

Keberadaan Ojol Kamtibmas sebagai mitra strategis juga sejalan dengan pendekatan pemolisian masyarakat yang mengedepankan partisipasi warga. Dengan mobilitas yang tinggi, para pengemudi ojol dapat membantu memperluas jangkauan informasi dan kepedulian terhadap situasi di berbagai wilayah Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, komunitas ojol memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. “Ojol Kamtibmas merupakan mitra strategis Polres Cirebon Kota dalam memperkuat jangkauan pemeliharaan keamanan. Kami berharap sinergi ini terus tumbuh melalui komunikasi, kepedulian dan kontribusi positif, sehingga bersama-sama dapat menjaga Cirebon Kota,” pungkasnya.
(Wak Diding)

Kamis, 27 Agustus 2026

Polresta Cirebon Sita 647 Botol Ilegal



Cirebon, - 
Polresta Cirebon melancarkan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) secara maraton selama dua hari berturut-turut Senin - Rabu (24-26/8/2026). Dalam razia intensif yang menyasar berbagai wilayah rawan di Kabupaten Cirebon tersebut, tim opsnal berhasil menindak 11 pedagang ilegal dan menyita total 647 botol minuman keras (miras).

Operasi tersebut berhasil melucuti barang bukti berupa miras pabrikan dari berbagai merek serta miras tradisional Rangkaian penindakan disebar di sejumlah lokasi strategis, meliputi Kecamatan Ciwaringin, Gegesik, Arjawinangun, Depok, Susukan, hingga Kedawung.

Pada hari pertama operasi, Senin (24/8/2026), petugas menyisir wilayah Ciwaringin dan Gegesik dengan mengamankan 158 botol miras dari dua pedagang, di Desa Bringin dan di Desa Panunggul dengan barang bukti 118 botol miras pabrikan dan 10 botol ciu.

Penindakan berlanjut semakin masif pada hari kedua, Selasa (25/8/2026). Tim gabungan merazia sembilan titik pedagang ilegal dan menyita 303 botol miras yang terdiri dari 214 botol ciu dan 89 botol miras pabrikan. Adapun sembilan penjual yang ditindak berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.

pada hari Rabu (26/8/2026) petugas berhasil menyita total 186 botol miras yang meliputi 79 botol miras pabrikan dari berbagai merek dan 107 botol miras tradisional jenis ciu serta arak bali dari enam pedagang di wilayah kabupaten Cirebon

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi penindakan maraton ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menutup ruang gerak peredaran alkohol ilegal yang menjadi pemicu utama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Peredaran minuman keras tanpa izin adalah hulu dari berbagai tindak kejahatan jalanan, aksi premanisme, hingga bentrokan antar golongan. Polresta Cirebon tidak akan memberikan toleransi dan akan terus menggencarkan Razia Pekat di seluruh wilayah hukum Kabupaten Cirebon demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif," tegasnya, Jumat (28/8/2026)

(Wak Dinding)

Puluhan Driver Ojol di Kuningan Dapat Servis Motor dan Ganti Oli Gratis dari Polisi


KUNINGAN–Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Kuningan mendapat layanan servis sepeda motor dan penggantian oli mesin secara gratis yang difasilitasi Polres Kuningan, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kemitraan dengan komunitas ojol sekaligus mengajak para pengemudi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Sebanyak 70 pengemudi ojol mengikuti kegiatan yang digelar di dua lokasi, yakni Taman Kota (Tamkot) Kuningan dan Mapolres Kuningan. Selain mendapatkan servis kendaraan dan penggantian oli gratis, para pengemudi juga memperoleh vitamin serta pemeriksaan kesehatan.
Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kondisi kendaraan yang digunakan para pengemudi ojol dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami memberikan servis gratis untuk kendaraan roda dua, khususnya bagi pengendara dari komunitas ojek online. Selain servis gratis, kami juga memberikan vitamin, pemeriksaan kesehatan, dan sosialisasi safety riding,” ujar Aktuin.
Menurutnya, kondisi kendaraan yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, kegiatan tidak hanya berfokus pada perawatan kendaraan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengingatkan para pengemudi ojol agar tidak menggunakan knalpot yang menghasilkan suara bising atau knalpot brong. Penggunaan knalpot tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
“Kami juga menyosialisasikan agar tidak menggunakan knalpot bising atau brong karena itu mengganggu pengendara lain. Jalan raya digunakan bersama, bukan hanya oleh satu atau dua orang,” katanya.
Aktuin berharap para pengemudi ojol yang telah mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat luas.
“Kami berharap rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan sosialisasi ini juga bisa menyampaikan kepada pengendara lainnya agar tidak menggunakan knalpot brong,” ujarnya.
Kepolisian menilai komunitas ojol memiliki peran strategis sebagai mitra kamtibmas karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berlangsung hampir setiap hari di berbagai ruas jalan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap hubungan kemitraan dengan komunitas ojol semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan jalan yang lebih aman serta nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

(Wak Dinding)

Respon Cepat Polisi, Brimob dan Damkar Tangani Kebakaran Lahan Kedawung



CIREBON KOTA , Fokus Dialog@com.-- Respons cepat Polres Cirebon Kota bersama Den C Brimobda Jabar dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menangani kebakaran lahan kosong di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, RW 05, Desa Kedungdawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (27/8/2026) malam. Penanganan dilakukan setelah informasi kebakaran diterima dari masyarakat sehingga personel segera bergerak ke lokasi untuk mencegah api meluas.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.45 WIB pada lahan kosong seluas kurang lebih 1,7 hektare yang berada di pinggir Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, tepatnya di depan Perum Griya Caraka. Kondisi lahan yang banyak ditumbuhi rumpun kering serta hembusan angin menyebabkan api dengan cepat membesar dan membakar sekitar 80 persen area lahan.

Saksi pertama, Heriawan (56), pekerjaan Polri selaku Ketua RW 05, beralamat di Griyamukti RW 05, Desa Kedungdawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, menerangkan bahwa dirinya melihat api berasal dari samping jalan di depan Klinik Mata Perum Griya Caraka. Setelah mengetahui adanya kebakaran tersebut, Heriawan kemudian menghubungi Layanan Polisi 110 untuk menyampaikan informasi agar petugas segera datang ke lokasi.

Saksi kedua, Yadi Supriyadi (50), Ketua RW 08 Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, beralamat di Perumahan Griya Caraka RW 08, Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, menerangkan bahwa dirinya awalnya mendapat informasi dari Sdr. Otong selaku petugas keamanan Perum Griya Caraka mengenai adanya kebakaran lahan di seberang perumahan. Berdasarkan keterangan yang diterima dari Sdr. Otong, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh orang yang melintas di sekitar lokasi.

Setelah menerima informasi melalui Layanan Polisi 110, personel Polsek Kedawung segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon dan Den C Brimobda Jabar guna mempercepat penanganan kobaran api.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan pada titik-titik api. Sementara itu, Den C Brimobda Jabar turut mengerahkan satu unit water cannon untuk membantu proses pemadaman, terutama pada bagian lahan yang masih terdapat bara dan material kering.

Sinergi personel Polres Cirebon Kota, Den C Brimobda Jabar dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Petugas juga memastikan area sekitar lokasi tidak membahayakan masyarakat serta melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi kembali terbakar.

Sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 45 menit dilakukan penanganan. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pengecekan kembali di sekitar lahan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih menyala atau bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka serta tidak ditemukan kerugian materiil. Berdasarkan keterangan saksi dan informasi awal yang diperoleh di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang oleh pengguna atau pengendara yang melintas di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, namun penyebab tersebut masih merupakan dugaan awal.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., mengatakan bahwa respons cepat dan koordinasi bersama unsur terkait sangat membantu proses penanganan kebakaran sehingga api dapat segera dikendalikan. “Begitu informasi diterima, personel langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Cirebon serta Den C Brimobda Jabar untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB, dan kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena pada kondisi lahan kering, sumber api kecil sekalipun dapat dengan cepat memicu kebakaran,” ujarnya.
(Wak Diding)